Tata Surya

Planet-Planet Tata Surya : Susunan dan Pembentukannya

Apakah yang dimaksud dengan Planet?

IAU (International Astronomical Union) mendefinisikan planet sebagai benda yang mengitari matahari tanpa menjadi satelit objek lain; cukup besar untuk dibulatkan oleh gravitasinya sendiri (tapi tidak terlalu besar hingga mulai mengalami fusi nuklir, seperti bintang); dan telah “membersihkan lingkungannya” dari benda-benda lain yang mengorbit.

Namun, definisi yang terbatas itu membantu memisahkan mana yang seharusnya dan tidak seharusnya dianggap sebagai planet – sebuah masalah yang muncul ketika para astronom menemukan lebih banyak lagi objek mirip planet di tata surya. Pluto termasuk di antara benda-benda yang tidak masuk dalam kategori tersebut dan diklasifikasikan kembali sebagai planet katai.

Masalahnya, selain ukurannya yang kecil dan orbitnya yang tidak lazim, Pluto juga tidak memiliki lingkungan yang bebas dari puing-puing, karena ia berbagi tempat dengan banyak objek lain di Sabuk Kuiper. Namun, penurunan status Pluto masih menjadi kontroversi.

Definisi planet menurut IAU juga memasukkan planet-planet kecil dan bulat lainnya ke dalam kategori planet katai, termasuk objek-objek Sabuk Kuiper seperti Eris, Haumea, dan Makemake.

Ceres, objek bulat di Sabuk Asteroid di antara Mars dan Jupiter, juga masuk dalam kategori ini. Ceres dianggap sebagai planet saat ditemukan pada tahun 1801, tapi kemudian dianggap sebagai asteroid. Itu pun masih belum cukup karena ukurannya jauh lebih besar (dan lebih bulat) daripada asteroid lainnya. Para astronom kemudian menganggapnya sebagai planet katai pada tahun 2006, meskipun sebagian astronom menganggap Ceres sebagai planet ke-10 (jangan disamakan dengan Nibiru atau Planet X).


Urutan Planet Di Tata Surya

Matahari

Matahari

Matahari merupakan objek terbesar di tata surya kita, mengandung 99,8% massa tata surya. Matahari memancarkan sebagian besar panas dan cahaya yang memungkinkan kehidupan di Bumi dan mungkin di tempat lain. Planet-planet mengorbit matahari dalam jalur berbentuk oval yang disebut elips, dengan matahari berada sedikit di luar pusat elips.

NASA memiliki armada wahana antariksa yang mengamati matahari, seperti Parker Solar Probe, untuk mempelajari komposisi matahari dan membuat prediksi yang lebih baik mengenai cuaca antariksa dan pengaruhnya terhadap Bumi.

Merkurius: Planet Paling Dekat Dengan Matahari

Merkurius

Merkurius adalah planet terdekat dari matahari dan planet terkecil di tata surya – hanya sedikit lebih besar dari ukuran satelit Bumi. Merkurius mengelilingi matahari hanya dalam waktu 88 hari dan karena jaraknya yang sangat dekat dengan bintang kita (sekitar dua perlima jarak antara Bumi dan matahari).

Merkurius mengalami perubahan dramatis pada suhu siang dan malamnya. Suhu Merkurius bisa mencapai 840 F (450 C) pada siang hari, yang cukup panas untuk melelehkan timah. Sementara itu, pada malam hari, temperaturnya turun hingga minus 290 F (minus 180 C).

Atmosfer Merkurius sangat tipis dan terutama terdiri dari oksigen, natrium, hidrogen, helium, dan kalium. Karena atmosfernya yang sangat tipis, ia tidak dapat menampung meteor yang masuk, sehingga permukaannya penuh dengan kawah-kawah, seperti halnya bulan kita.

Selama empat tahun misinya, wahana antariksa MESSENGER milik NASA mengungkap penemuan-penemuan luar biasa yang menantang ekspektasi para astronom. Di antara penemuan itu adalah ditemukannya es air dan senyawa organik beku di kutub utara Merkurius dan vulkanisme yang berperan besar dalam membentuk permukaan planet.

Fakta Planet Merkurius
Ditemukan: Dikenal oleh bangsa Yunani kuno dan dapat dilihat dengan mata telanjang
Dinamai dari nama penyampai pesan para dewa Romawi
Diameter: 3.031 mil (4.878 km)
Orbit: 88 hari
Lama Rotasi: 58,6 hari
Jumlah bulan: 0

Venus: Planet Kembaran Bumi

venus

Venus adalah planet kedua dari matahari dan merupakan planet terpanas di tata surya. Atmosfernya yang tebal sangat beracun dan terdiri dari awan asam sulfat, planet ini merupakan contoh ekstrem dari efek rumah kaca.

Suhu rata-rata di permukaan Venus adalah 900 F (465 C). Pada tekanan 92 bar, tekanan di permukaan akan menghancurkan dan membunuh manusia. Dan anehnya, Venus berputar perlahan dari timur ke barat, berlawanan dengan arah sebagian besar planet lainnya.

Venus kadang-kadang disebut sebagai kembaran Bumi karena ukurannya yang mirip dan gambar radar di bawah atmosfernya menunjukkan banyak gunung dan gunung berapi. Tapi di luar itu, kedua planet ini sangat berbeda.

Orang Yunani percaya bahwa Venus adalah dua objek yang berbeda – satu di langit pagi dan satu lagi di malam hari. Karena sering kali lebih terang daripada objek lain di langit, Venus juga menghasilkan banyak laporan penampakan UFO.

Fakta Planet Venus
Ditemukan: Diperkenalkan oleh bangsa Yunani kuno dan dapat dilihat dengan mata telanjang
Dinamai sesuai nama dewi cinta dan kecantikan Romawi
Diameter: 7.521 mil (12.104 km)
Orbit: 225 hari Bumi
Lama Rotasi: 241 hari Bumi
Jumlah bulan: 0

Bumi: Planet Biru, Planet Tempat Tinggal Kita

bumi

Bumi, planet tempat tinggal kita, adalah planet ketiga dari matahari. Bumi adalah dunia air dengan dua pertiga bagian planet ini ditutupi oleh air. Atmosfer Bumi kaya akan nitrogen dan oksigen dan merupakan satu-satunya dunia yang diketahui memiliki kehidupan.

Bumi berputar pada porosnya dengan kecepatan 1.532 kaki per detik (467 meter per detik) – sedikit lebih dari 1.000 mph (1.600 kpj) – di khatulistiwa. Planet ini mengelilingi matahari dengan kecepatan lebih dari 18 mil per detik (29 km per detik).

Fakta Planet Bumi
Nama ini berasal dari "Die Erde," kata dalam bahasa Jerman yang berarti "tanah."
Diameter: 7.926 mil (12.760 km)
Orbit: 365,24 hari
Lama Rotasi: 23 jam, 56 menit
Jumlah bulan: 1

Artikel Terkait